Skip to main content

Gangguan pada kulit



a            a. Biduran
Biduran merupakan gangguan kulit yang ditandai dengan timbulnya bentol-bentol yang tidak beraturan dan terasa gatal. Penyebabnya adalah alergi makanan atau bahan kimia serta udara dingin. Biduran dapat hilang hanya beberapa jam, namun ada pula yang berhari-hari. Pengobatan dapat dilakukan dengan menggunakan resep obat yang diberikan oleh dokter. Cara pencegahannya adalah menghindari bahan makanan dan produk kimia yang menyebabkan alergi.

            b. Ringworm
Ringworm ditandai dengan timbulnya bercak lingkaran di kulit. Ringworm merupakan sejenis jamur yang menginfeksi kulit. Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kulit tetap kering dan tidak lembab. Sebab dalam kondisi lembab jamur tumbuh dengan baik. Penyakit ini dapat diobati dengan mengonsumsi obat anti jamur.

c          c. Psoriasis
Gangguan kulit seumur hidup yang ditandai dengan kulit kemerahan disertai bercak putih. Biasanya terjadi pada kulit kepala, siku, punggung, dan lutut. Belum diketahui secara pasti penyebab psoriasis. Akan tetapi, hasil dari banyak penelitian menunjukkan penyakit ini disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh.
Sistem kekebalan tubuh kita dijaga oleh sel darah putih, yaitu sel limfosit T dan limfosit B. Pada psoriasis terjadi aktivasi limfosit T yang tidak normal di kulit. Ini menyebabkan pengelupasan kulit luar terlalu cepat, tetapi tidak diimbangi pertumbuhan kulit baru, sehingga menimbulkan radang secara berlebihan.
Penyakit ini cenderung diturunkan dari keluarga dan bukan jenis penyakit menular. Meskipun belum bisa disembuhkan secara total, pengobatan teratur dapat menekan gejalanya sehingga tidak tampak.

d          d. Kanker kulit
Kanker kulit disebabkan oleh paparan sinar matahari berlebih atau zat kimia tertentu. Tingkat keparahan kanker kulit tergantung dari jumlah sinar ultraviolet yang terserap kulit, daya imunitas tubuh, dan jumlah melanin (pigmen kulit). Gejala penyakit ini diawali dengan bintik warna putih yang akan semakin melebar dan menjadi borok kulit.
Orang yang berkulit putih, serta mereka yang sering bekerja di luar rumah memiliki risiko tinggi terkena kanker kulit. Pada orang berkulit putih jumlah melanin yang dimiliki lebih sedikit, sehingga lebih sensitif terhadap sinar matahari. Luka di kulit yang sudah lama tidak sembuh serta tahi lalat yang semakin membesar juga bisa menjadi tanda gejala kanker kulit.
Pencegahan dapat dilakukan dengan memakai tabir surya atau menghindari kontak dengan sinar matahari terlalu lama, terutama pada siang hari (jam 10-3 sore). Jika terdapat perubahan pada tahi lalat atau luka di kulit segera lakukan pemeriksaan.

Comments